RAYAKAN HUT KEMERDEKAAN RI, GUBERNUR RIAU SERAHKAN REMISI WARGA BINAAN

Pekanbaru (LPD) – Bertepatan tanggal 17 Agustus 2019 yang merupakan HUT Kemerdekaan RI Ke-74 merupakan hari bahagia bagi 6.109 warga binaan pemasyarakatan (WBP) di lapas/rutan se-Riau. Remisi atau pengurangan masa hukuman mereka peroleh setelah memenuhi beberapa persyaratan seperti berkelakukan baik, tidak melaksanakan hukuman disiplin enam bulan terakhir, mengikuti program pembinaan lapas/rutan, dan telah menjalani masa pidanamlebih dari enam bulan. Gubernur Riau, Syamsuar, menyerahkan secara simbolis remisi 6.109 warga binaan se-riau di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Pekanbaru, (17/8).

“Pemberian remisi seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak WBP, tetapi lebih dari itu. Remisi merupakan apresiasi negara terhadap WBP yang berhasil menunjukkan perubahan perilaku, memperbaiki kualitas, dan meningkatkan kompetensi diri serta mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup mandiri membangun perekonomian nasional,” ucap gubernur membacakan sambutan Menteri Hukum dan HAM RI. Sementara itu Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Muhammad Diah, menyampaikan laporannya bahwa lapas/rutan di Riau dihuni sebanyak 12.303 orang yang terdiri dari 9.714 narapidana dan 2.589 orang tahanan, 6109 orang diantaranya mendapatkan remisi. “Permasalahan utama yang dihadapi lapas/rutan di Riau saat ini adalah over kapaitas. Semoga pemberian remisi ini dapat mengurangi permasalahan tersebut”, terang M. Diah. Over kapasitas di Riau saat ini sudah mencapai 287 persen, tambahnya.

Di Lapas Kelas IIA Pekanbaru sendiri terdapat 1.094 orang WBP yang mendapatkan remisi. “Untuk RU I, sebanyak 1.065 WBP yang mendapatkannya. RU II sebanyak 29 orang, 5 orang diantaranya bebas per hari ini. Sedangkan 24 orang lagi harus menjalani subsider atau pengganti hukuman denda”, jelas Kalapas Pekanbaru, Yulius Sahruzah. RU I atau Remisi Umum I adalah istilah untuk pemberian remisi HUT Kemerdekaan RI sedangkan RU II atau Remisi Umum II adalah pemberian potongan hukuman dimana WBP dinyatakan langsung bebas setelah dipotong remisi, kecuali bagi WBP yang terkena hukuman subsider yaitu harus menjalani hukuman tambahan untuk pengganti membayar denda.

 

Jayalah Pemasyarakatan..

Jayalah KEMENKUMHAM !!!

(HUMAS LAPAS KELAS IIA PEKANBARU)

 
Penulis: 
    author
    No related post!